Buffett memulai kariernya pada tahun 1951 sebagai tenaga penjualan untuk Buffett, Falk, & Co., perusahaan investasi milik ayahnya. Setelah bekerja sebentar sebagai analis sekuritas di Graham-Newman Corp. di New York, ia kembali ke Omaha dan mendirikan perusahaan investasinya sendiri pada tahun 1956.

Pada 1962, ia mulai membeli saham di Berkshire Hathaway, yang saat itu merupakan produsen tekstil yang sedang berjuang di New Bedford, Massachusetts. Ia memperoleh saham pengendali perusahaan tersebut pada tahun 1965, dan empat tahun kemudian membubarkan perusahaan investasinya dan menjadikan Berkshire sebagai wahana investasi utamanya.

Berkshire berkembang menjadi perusahaan yang sangat sukses dan terdiversifikasi, memiliki perusahaan asuransi GEICO, perusahaan kereta api barang Burlington Northern Santa Fe, produsen pakaian Fruit of the Loom, dan jaringan toko es krim Dairy Queen. Selama masa kepemimpinan Buffett, nilai pasar Berkshire selalu tumbuh dengan rata-rata tingkat tahunan sebesar 19%, jauh melampaui pasar secara keseluruhan.

Berkat itu ia yang dikenal sebagai "Oracle of Omaha" juga berhasil menjadi salah satu orang paling tajir di dunia. Terakhir dirinya menduduki posisi sebagai orang terkaya ke-10 di dunia dan salah satu filantropis paling dermawan. Dengan kekayaan bersihnya mencapai US$ 145 miliar atau Rp 2.574.91 triliun (asumsi kurs Rp 17.785/dolar AS).