"Bencana yang terjadi mengakibatkan kerusakan pada beragam fasilitas umum dan sosial, termasuk tempat ibadah yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Maka kami memperbaiki sejumlah bangunan ini, agar dapat digunakan kembali secara aman dan layak," jelasnya.

Sebelumnya, Waskita Karya telah merampungkan lebih dari 500 hunian sementara (huntara) modular di Aceh Utara, Kabupaten Bener Meriah, dan Kota Subulussalam, termasuk puskesmas darurat di Aceh Tenggara. Setiap blok hunian itu dilengkapi gedung serbaguna, toilet, area cuci, dapur, dan musala.

"Saat ini ratusan hunian tersebut telah ditempati. Kami merasa bangga dapat membantu sekaligus berkontribusi dalam penyediaan tempat tinggal bagi saudara-saudara kita di Aceh," ungkap Steven.

Sejalan dengan langkah pemerintah, Steven menegaskan Waskita Karya akan terus berkomitmen mendukung penanganan bencana di daerah yang dijuluki Serambi Mekah itu. Diharapkan, provinsi ini dapat pulih dan bangkit secara keseluruhan sesegera mungkin.