NADIKABAR.COM — Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari membantu menyelesaikan pekerjaan, mencari informasi, hingga mempermudah komunikasi, AI menawarkan berbagai manfaat bagi masyarakat.
Sayangnya, perkembangan teknologi AI tak hanya membawa manfaat, tetapi juga disalahgunakan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi penipuan. Salah satu modus yang kini perlu diwaspadai adalah kloning suara atau voice kloning melalui panggilan telepon.
Melansir Instagram @siberpoldametrojaya, voice cloning merupakan teknologi deep fake voice yang menggunakan sampel suara asli korban (dari media sosial/video) untuk meniru suara korban dengan sempurna.
Dengan teknologi AI, pelaku dapat meniru suara korban dan menggunakannya untuk menghubungi orang terdekat dengan berbagai alasan. Biasanya, pelaku akan membuat skenario darurat palsu yang mendesak seperti, kecelakaan atau masalah hukum agar korban panik. Kemudian, pelaku akan meminta korban mentransfer uang secara mendesak.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap telepon dari nomor yang tidak dikenal. Salah satunya dengan mengenali ciri-ciri voice cloning sebagai berikut: