Pengguna juga berpotensi kehilangan koneksi ke jaringan seluler untuk sementara waktu.

Jika pelaku mengirimkan sekitar 20 pesan tersebut dalam waktu singkat, HP bisa mengalami bootloop atau terus menerus melakukan restart tanpa bisa masuk ke sistem secara normal.

Dalam kondisi yang lebih parah, serangan ini bahkan berisiko membuat ponsel tidak bisa digunakan sama sekali. Kondisi ini dikenal sebagai bricking.

Memulihkan perangkat dari kondisi ini bukan perkara mudah. Pengguna seringkali membutuhkan bantuan teknisi khusus atau harus menghubungkan ponsel ke komputer untuk menghapus berkas sistem yang rusak secara manual.

Hasil pengujian mengonfirmasi bahwa celah keamanan ini berdampak pada sejumlah perangkat populer, termasuk Google Pixel dan Samsung Galaxy.