Selain itu, siswa juga dilatih menggunakan kendaraan untuk membawa barang-barang yang diturunkan dari pesawat menuju bandara.

"Lalu kita juga melakukan cargo loader fungsinya untuk menaikkan dan menurunkan barang dari ataupun ke pesawat," jelas dia.

Rado mengatakan para siswa mempelajari ragam hal tersebut selama dua sampai tiga bulan. Setelah selesai pendidikan, mereka disebar ke beberapa Pangkalan TNI AU (Lanud) di seluruh Indonesia.

Melalui pelatihan itu, Rado berharap prajurit jebolan Wingdik 600 Kal dapat memberikan dedikasi terbaik di bidang perbekalan dan logistik di seluruh lanud.