"Menurut saya, perlu ada petugas yang memantau kawasan tersebut. Anak-anaknya jangan hanya ditertibkan, tetapi juga diperiksa bagaimana kondisi mereka. Kalau memang membutuhkan bantuan, harus dibantu supaya tidak terus berada di jalan," ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut. Dengan begitu, kawasan Glodok bisa menjadi tempat wisata yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan asing.

Sebelumnya, Dilihat NadiKabar dari unggahan di Instagram pada Sabtu (24/10), turis asing itu bernama Dale Philip. Dia terlihat berjalan di kawasan Glodok, Chinatown, Jakarta. Dalam video yang beredar, seorang anak kecil tampak menghampiri dan terus mengikuti langkahnya.

Dale beberapa kali menolak dengan mengatakan, "No, no," sambil berusaha melanjutkan perjalanan. Dia menduga anak tersebut diarahkan oleh ibunya untuk terus mengikutinya dan meminta uang.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat, Fajar Laksono, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, termasuk pengurus RT dan RW, untuk menelusuri kondisi anak beserta keluarganya.

"Apabila ditemukan anak yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan sosial, akan dilakukan asesmen terhadap kondisi sosial, ekonomi, serta lingkungan keluarga guna menentukan bentuk penanganan yang tepat, dengan mengutamakan perlindungan hak anak,"kata Fajar dalam keterangannya, Sabtu (24/10).

Fajar mengatakan pihaknya juga akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga tersebut. Dia mengatakan hal itu dilakukan agar anak tak dilibatkan dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu pemenuhan hak serta keselamatannya.