NADIKABAR.COM — Sejumlah pengunjung mengeluhkan keberadaan anak-anak yang meminta uang dan menawarkan tisu kepada wisatawan di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Mereka berharap pemerintah turun tangan agar aktivitas wisata di kawasan tersebut tetap nyaman dan tertib.

Awal mula keluhan itu muncul dari seorang turis asing diduga diikuti seorang anak kecil yang meminta uang di kawasan Glodok. Peristiwa tersebut viral di media sosial.

Salah seorang pengunjung, Cila (26), juga merasa terganggu dengan situasi tersebut. Menurutnya, anak-anak yang meminta-minta atau menawarkan tisu seharusnya tidak memaksa apabila pengunjung sudah menolak.

"Sebenarnya cukup mengganggu kalau kita lagi jalan-jalan, lalu didatangi terus untuk dimintai uang. Dan nggak cuma di Glodok saja, hampir di tempat keramaian semua begitu," kata Cila saat ditemui di Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (24/10/2026).

Cila mengaku pernah membeli tisu dari seorang anak seharga Rp 5 ribu karena merasa kasihan. Namun, setelah membeli tisu tersebut, anak-anak lain justru mendatanginya dan meminta agar dirinya kembali membeli tisu.

"Awalnya kasihan, ya sudah aku beli tisunya satu Rp 5 ribu. Eh, habis aku beli di anak ini, anak lainnya datangi aku minta dibeli juga. Maksa pula. Jadi ya nyebelin saja sih, kasihan jadi hilang," ujarnya.

Meski demikian, Cila mengaku prihatin melihat anak-anak yang masih kecil harus meminta-minta di jalanan. Ia menilai perlu ada penelusuran lebih lanjut mengenai kondisi keluarga anak-anak tersebut, termasuk kemungkinan adanya orang dewasa yang menyuruh mereka mencari uang.

"Kalau memang ada orang tua yang menyuruh anaknya meminta-minta, itu yang harus diperiksa. Jangan sampai anak dijadikan cara buat mendapatkan uang. Tapi ya harus ditelusuri dulu faktanya, jangan sampai kita langsung menuduh tanpa mengetahui kondisi sebenarnya juga," tuturnya.