Program tersebut perlu mendorong UMKM untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kapasitas usaha agar mampu mengakses pembiayaan komersial secara berkelanjutan.

β€œProgram kredit di Indonesia telah membuka akses pembiayaan bagi jutaan debitur yang baru pertama kali mengakses kredit," katanya.

Keberhasilan program ke depan, lanjut Carolyn mengatakan perlu dilihat dari sejauh mana UMKM dapat berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lapangan kerja, bukan hanya dari besarnya kredit yang disalurkan.

"Pembiayaan bersubsidi perlu membuka jalan bagi UMKM untuk beralih ke pembiayaan komersial, sehingga jalur menuju pembiayaan komersial yang berkelanjutan perlu dirancang sejak awal program," tegasnya.

Bagi Women’s World Banking, jalur pertumbuhan tersebut perlu didukung melalui layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan perempuan di setiap tahap perkembangan usaha mereka.

Penguatan kemampuan menggunakan produk keuangan, dukungan setelah pencairan, serta keterhubungan dengan pembeli dan pasar dapat membantu perempuan mempertahankan usaha dan mempersiapkan diri untuk mengakses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka pada tahap pertumbuhan berikutnya.