Selain itu hadir juga Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China (National People's Conggres atau NPC) Zhao Leji, Ketua Komite Tetap Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference atau CPPCC) Wang Huning, Sekretaris Sekretariat Komite Sentral Partai Komunis China Cai Qi, Wakil Perdana Menteri Ding Xuexiang, Sekretaris Komisi Pusat Inspeksi Disiplin PKC Li Xi dan Wakil Presiden China Han Zheng.

Mereka duduk di meja bulat besar sedangkan pejabat dan undangan lain duduk di meja lainnya.

Pada pagi harinya, Presiden Xi juga memimpin upacara peletakan karangan bunga pada Hari Peringatan Para Martir yang digelar di lapangan Tiananmen. Tahun ini merupakan peringatan 105 tahun berdirinya PKC dan 90 tahun kemenangan Tentara Merah Buruh dan Tani China.

China merayakan Hari Nasional setiap 1 Oktober sejak 1949 yaitu saat pemimpin Tiongkok Mao Zedong mengibarkan bendera nasional China di tengah-tengah sekitar 300 ribu orang tentara dalam upacara pendirian Pemerintah Pusat Rakyat China yang diadakan secara megah di Lapangan Tiananmen, Beijing.Pada 2 Desember 1949, satu resolusi disahkan dalam rapat keempat Panitia Pemerintah Rakyat Pusat yang menyatakan: "Mulai tahun 1950, yaitu pada 1 Oktober setiap tahun, hari adalah Hari Nasional Republik Rakyat China." dan hari itu pun menjadi hari libur nasional.

Sejak tahun 2000, pemerintah China meliburkan rakyatnya pada 1-7 Oktober dengan menggabungkan libur akhir pekan. Periode tersebut disebut "golden week" karena menjadi hari libur terpanjang di China.

Pada 2025, "golden week" berlangsung mulai 1-7 Oktober 2026. Aktivitas perkantoran di China akan kembali normal pada 8 Oktober 2026. Pada masa "golden week", masyarakat China dapat berkumpul kembali dengan keluarga, melakukan kunjungan keluarga jarak jauh serta berwisata bersama.