"Sedangkan untuk dampak konser dari Ye, dari penjualan tiket sendiri, jadi hanya dari penjualan tiket adalah Rp 328 miliar," ujarnya.

Pramono mengatakan dampak ekonomi secara keseluruhan dari konser tersebut diperkirakan mencapai Rp 450 miliar. Mantan Seskab tersebut mengatakan sejumlah penonton masih bertahan di Jakarta hingga sehari setelah konser berlangsung.

Perolehan tersebut berasal dari sejumlah sektor, mulai dari perhotelan dan transportasi, kuliner, hingga belanja pengunjung. Lalu sebesar apa peluang Indonesia mampu menyerap musisi-musisi kelas dunia lainnya? Simak ulasan seputar kedatangan Ye ke Indonesia dalam Kabar Sore!

Jelang petang nanti, Kabar Sore akan mengulas lebih dalam soal gaya hidup yang tengah digandrungi sebagian masyarakat di Indonesia. Di tengah himpitan ekonomi dunia saat ini, sejumlah kalangan tengah menerapkan downgrade lifestyle. Secara harfiah, gaya hidup ini merujuk pada menurunkan level keseharian yang berkaitan dengan gengsi dan mempertontonkan kemampuan sosial dengan sadar.