NADIKABAR.COM — Film dokumenter fenomenal You Can See Everything berhasil menggeser film DC, Clayface, dari puncak box office Amerika Utara di pekan ketiga penayangannya.

You Can See Everything berhasil mendapatkan US$10,6 juta di akhir pekan ketiga sehingga menggenapkan pendapatan domestiknya menjadi US$63,8 juta.

Pendapatan pekan ketiga garapan Nathan Fielder dan Lance Oppenheim tersebut sebenarnya turun 43,4 persen, menurut data Box Office Mojo yang diakses Senin (2/11), tetapi jumlah bioskopnya naik 588 lokasi menjadi 3.243 yang menunjukkan pasar masih berminat dengan film ini.

Meski belum ditayangkan di pasar internasional sama sekali, You Can See Everything sudah mengantongi cuan hanya dari perolehan domestik tersebut mengingat film ini berbujet hanya US$7 juta.

"Itu adalah pencapaian langka untuk film apa pun, apalagi untuk film dokumenter yang berdurasi lebih dari tiga jam," ujar Paul Dergarabedian, kepala tren pasar di Rentrak seperti diberitakan Variety pada Minggu (1/11).

"Dengan adanya pesta kostum, kegiatan trick-or-treat, dan berbagai perayaan Halloween lainnya, pihak bioskop menghadapi persaingan yang cukup berat untuk menarik waktu dan perhatian masyarakat," kata Dergarabedian.