NADIKABAR.COM — Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia mendukung Pemerintah Mimika, Papua Tengah, membahas kendala transportasi yang saat ini dihadapi oleh masyarakat di wilayah pesisir dan pegunungan Mimika.
Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka, di Timika, Senin, mengatakan masalah transportasi laut dan juga udara menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh masyarakat dalam membawa hasil pertanian dan perikanannya untuk dipasarkan di Kota Timika.
"Kami sebagai mitra strategis pemerintah siap duduk bersama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama membahas dan mencarikan solusi masalah transportasi yang saat ini dialami masyarakat," ujarnya.
Leonardus menjelaskan, kondisi perairan di sejumlah wilayah pesisir saat ini turut menjadi perhatian. Pendangkalan terjadi tidak hanya di wilayah timur, tetapi juga di wilayah barat. Kondisi tersebut diperparah oleh berbagai faktor seperti abrasi.
“Jadi ketika masyarakat memilih melalui jalur laut itu juga sangat berbahaya, karena kondisi cuaca yang tidak menentu dan sangat membahayakan masyarakat," ujarnya.