Ia menilai, penyediaan akses transportasi yang lebih baik akan memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya dalam mobilisasi warga serta distribusi hasil usaha masyarakat dari wilayah pesisir dan pedalaman menuju pusat kota.

Leonardus berharap mobilisasi masyarakat dapat dilakukan secara lebih intensif dan terjadwal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya lebih mudah bepergian dari dan menuju kampung, tetapi juga dapat membawa hasil tangkapan laut maupun hasil kebun untuk dipasarkan di kota.

β€œAkses transportasi di sini terutama mobilisasi masyarakat sendiri untuk pergi atau pulang, kalau bisa dalam seminggu ini secara intensif dilakukan setiap waktu. Ini juga membantu mobilisasi hasil tangkapan, hasil kebun langsung ke kota,” ujarnya lagi.

Bukan hanya wilayah pesisir, akses transportasi di wilayah pegunungan juga harus menjadi perhatian bersama, agar mampu membantu masyarakat di wilayah tersebut dalam memobilisasi hasil pertaniannya.

Pada jangka pendek saat ini ketersediaan akses transportasi menjadi sangat penting untuk membantu masyarakat.