NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menekankan kekayaan intelektual, termasuk paten, memiliki potensi besar untuk menciptakan nilai ekonomi.
Sebab, kata dia, Indonesia memiliki beragam potensi intelektual di sektor seni, pertanian, kelautan, perikanan hingga industri berbasis sumber daya alam.
"Potensi tersebut perlu didukung dengan pelindungan hukum dan kemudahan pendaftaran agar hasil kreativitas dan penelitian masyarakat dapat dikembangkan menjadi aset ekonomi," ucap Yusril dalam Forum Bisnis Paten Indonesia (FBPI) 2026, di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, saat ini masih terdapat kesenjangan antara perguruan tinggi dan dunia industri yang menyebabkan banyak hasil penelitian belum dapat diterapkan atau diproduksi secara luas.