"Dunia usaha juga memiliki kepentingan untuk turut menciptakan Indonesia yang aman dari gangguan siber. Karena itu, berbagai masukan dari sektor swasta akan kami teruskan kepada pihak-pihak terkait," katanya.
Dalam audiensi tersebut, USABC menyampaikan ketertarikan untuk memahami prioritas dan agenda kebijakan Kemenko Kumham Imipas, terutama perkembangan regulasi yang berkaitan dengan ekonomi digital.
Regulasi yang menjadi perhatian antara lain RUU Hak Cipta, RUU Satu Data Indonesia, serta RUU Keamanan dan Ketahanan Siber.
USABC juga menyatakan kesiapan memfasilitasi dialog antara pembuat kebijakan dan sektor swasta Amerika Serikat serta memberikan masukan terhadap rancangan regulasi yang berkaitan dengan kepentingan dunia usaha.