Dalam kesempatan itu, dia secara resmi membuka kegiatan TOT dan CI Mubaligh Harakah Tingkat Nasional.
Dia mengharapkan kegiatan tersebut dapat melahirkan mubaligh yang berpengetahuan, berintegritas, menghormati hukum, serta mampu memperkuat solidaritas sosial dan persatuan bangsa.
Yusril turut mengapresiasi perjalanan Harakah Bakomubin (Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia) dalam mengembangkan kapasitas mubalig melalui penguatan dakwah, pendidikan, dan konsolidasi organisasi.
Melalui kegiatan tersebut Harakah Bakomubin diharapkan dapat terus berkontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan dan kebangsaan yang harmonis, sekaligus memperkuat peran dakwah sebagai sarana edukasi masyarakat dan penjaga persatuan Indonesia.
Adapun agenda pelatihan mengangkat tema "Hubungan Antara Dakwah, Konstitusi, Supremasi Hukum, Kehidupan Demokrasi serta Tanggung Jawab Mubaligh dalam Menjaga Persatuan Nasional".
Kegiatan itu menjadi wadah penguatan kapasitas mubalig agar mampu menyampaikan dakwah yang berlandaskan keilmuan, wawasan kebangsaan, dan tanggung jawab sosial.