Ia menambahkan, Afghanistan juga memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan menuju negara-negara Asia Tengah, seperti Uzbekistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Kazakhstan.
Dalam audiensi, dia tak lupa menyampaikan perkembangan situasi keamanan di negaranya yang dinilai semakin stabil.
Dubes juga menjelaskan upaya pemberantasan narkotika serta perkembangan sektor industri di Afghanistan. Dirinya menyebut lebih dari 6 ribu pabrik telah diresmikan dalam 5 tahun terakhir seiring dengan membaiknya situasi keamanan dan meningkatnya investasi.
βAlhamdulillah, keamanan terjamin secara keseluruhan dan tidak ada masalah berarti di sana," ucap Mawlawi.
Dengan adanya perdamaian dan stabilitas, kata dia, banyak orang berinvestasi dan kembali ke Afghanistan sehingga diharapkan Afghanistan terus berada di jalur yang sangat positif ke depannya.
Pertemuan diharapkan memperkuat komunikasi diplomatik dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Afghanistan di bidang hukum, keimigrasian, pemasyarakatan, serta perdagangan.