Selama ini, berbagai aspek tersebut masih dirancang secara terpisah sehingga memicu inefisiensi logistik yang berujung pada pelanggaran ODOL.

Masalah sering muncul ketika sebuah pabrik atau pusat ekonomi dibangun di lokasi yang kapasitas jalannya tidak memadai untuk kendaraan berat.

"Sekarang nggak, jalan masing-masing. Tata ruang jalan sendiri, membangun infrastruktur jalan sendiri, akhirnya jadi kayak begini (muncul ODOL)," paparnya.