"Capaian ini harus dirasakan oleh petani, nelayan, dan masyarakat yang selama ini suaranya kerap kurang terdengar dalam rantai pangan. Inilah amanah yang harus kita jaga bersama," ujarnya.
Di tingkat desa, pemerintah mengembangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai sarana distribusi kebutuhan pokok, produk bersubsidi, dan layanan ekonomi masyarakat.
Zulhas menyebutkan sebanyak 10.070 KDKMP telah beroperasi. Pada periode yang sama, 28.662 bangunan KDKMP telah rampung. Pemerintah menargetkan jumlah bangunan koperasi yang selesai meningkat menjadi sekitar 35 ribu hingga 40 ribu unit pada akhir 2026.
Sementara itu, penguatan kesejahteraan masyarakat pesisir dilakukan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diarahkan untuk meningkatkan fasilitas pendukung usaha dan memperkuat kegiatan ekonomi nelayan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat sebanyak 65 lokasi KNMP yang menjalani uji coba operasional telah memperdagangkan 719 ton ikan senilai Rp18,77 miliar sejak awal Juni 2026.
Menko Pangan mengatakan berbagai capaian dan kebijakan tersebut menjadi landasan untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika global.
"Kita ingin pangan Indonesia semakin berdaulat dan masyarakat yang bekerja di sektor pangan semakin sejahtera. Kerja keras ini harus terus dilanjutkan dengan kebijakan yang berpihak kepada petani, nelayan, dan masyarakat desa," katanya pula.