Lebih lanjut, Zulhas mengatakan Indonesia memang dilanda kemarau dan saat ini bukan musim panen, tetapi beras tetap bisa distribusi ke daerah. Bahkan proses pengiriman beras bantuan dipercepat.

"Memang saya minta percepat karena sekarang lagi kemarau, lagi enggak waktunya panen. Nah, otomatis harga (beras) akan naik sedikit. Dan (bantuan beras) ini namanya bantuan Bapak Presiden karena (setujui beliau)," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan cadangan beras pemerintah (CBP) totalnya saat ini 5,1 juta ton. Dia meminta semua pihak tidak khawatir terkait stok beras, apalagi pada September masuk musim panen gabah.