Zulhas menyatakan, Indonesia menyambut rencana pembukaan penerbangan langsung Tashkent-Jakarta untuk memperkuat konektivitas pariwisata dan bisnis. Kerja sama ini diharapkan semakin mendekatkan masyarakat dan pelaku usaha kedua negara.
"Ketahanan pangan merupakan prioritas nasional. Capaian swasembada yang telah kita raih harus menjadi pijakan untuk memperkuat kerja sama, memperluas pasar produk Indonesia, dan membuka peluang investasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," ujar Zulhas.
Aksi Iklim di COP 31 dan Investasi Hijau
Sementara itu, pertemuan dengan Penasihat Presiden Bidang Lingkungan Hidup Uzbekistan, Aziz Abdukhakimov, membahas pembangunan berkelanjutan, transformasi hijau, dan pengelolaan lingkungan.
Dengan dampak perubahan iklim yang semakin nyata, Indonesia mendorong penguatan aksi iklim, termasuk ke forum PBB dan COP31 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di Antalya, Turkiye.
Selain itu, Indonesia juga menyatakan membuka peluang investasi hijau melalui Nilai Ekonomi Karbon pada enam sektor: kehutanan dan penggunaan lahan (FOLU), energi, limbah, industri, pertanian, dan kelautan.