NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menerima bantuan armada operasional penanganan sampah dari hibah Uni Emirat Arab (UAE) dan Norwegia. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan sampah sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah di daerah.

Bantuan armada diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi. Zulhas menyebut, Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam tata kelola sampah sehingga mendapat perhatian dari lembaga donor luar negeri.

Armada bantuan tersebut tim redaksi lain kendaraan roda tiga, truk armroll, hingga mobil pampas.

"Banyak bantuan-bantuan termasuk dari UAE, kita menyerahkan ada pick up, mobil pampas, dan truk armroll. Bahkan, ada juga dari Norwegia karena (Banyuwangi) dianggap mengelola sampahnya termasuk yang bagus," ujar Zulhas di sela kunker usai melakukan panen komoditas hortikultura di Lombok dan NTT, Kamis (20/8/2026).

Zulhas mengatakan, pemerintah pusat tengah mengejar target penanganan sampah darurat di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan persoalan sampah darurat dapat ditangani secara bertahap mulai 2027 hingga seluruhnya tuntas pada 2028.

"Tahun 2027 Insyaallah yang darurat separuh kita selesaikan, 2028 semua selesai untuk 40 kota," tegasnya sembari berlalu.