Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi Bayu Hadiyanto menjelaskan, bantuan dari UAE yang diserahkan kali ini merupakan termin pertama. Armada tersebut akan digunakan untuk memperkuat operasional TPS3R di wilayah perkotaan Banyuwangi dan sekitarnya.
"Untuk bantuan hari ini, Uni Emirat Arab menyediakan armada untuk keperluan di Kertosari, wilayah Kota Banyuwangi. Serah terima tahap satu ini ada 21 unit kendaraan roda tiga," jelas Bayu.
Menurut Bayu, penyerahan armada dilakukan lebih dulu sebelum seluruh infrastruktur bangunan TPS3R selesai. Dengan begitu, armada dapat segera dioperasikan dan dioptimalkan untuk wilayah terdekat, termasuk Songgon dan Balak.
DLH Banyuwangi mencatat produksi sampah di seluruh wilayah kabupaten mencapai sekitar 900 ton per hari. Angka tersebut berasal dari sekitar 1,8 juta penduduk.
Bantuan hibah dari luar negeri kemudian dimanfaatkan untuk membagi wilayah penanganan sampah secara regional. Selain UAE, Banyuwangi juga mendapat dukungan dari Austria untuk wilayah Karetan serta Norwegia.
Salah satu fasilitas yang disiapkan yakni TPS3R Regional Songgon. Fasilitas ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 100 ton sampah per hari dan mencakup layanan 75 desa.