NADIKABAR.COM — Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan target sejumlah masalah di Indonesia dalam halaqah kebangsaan di Universitas Darul Ulum, Jombang. Mulai dari penanganan sampah, makan bergizi gratis (MBG), hingga kampung nelayan.

Halaqah Kebangsaan Ekonomi Bisnis Pesantren 2026 digelar di Aula Universitas Darul Ulum (Undar), Jombang. Halaqah dihadiri Ketua Umum DPP Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Indonesia, KH Hasib Wahab atau Gus Hasib dan Rektor Undar, Prof Amir Maliki Abitolkha.

Dalam forum ini, Zulhas didapuk menjadi keynote speaker. Halaqah kali ini mengusung tema Sinergi Kebijakan, Inovasi, Teknologi dan Kemandirian Ekonomi Pesantren Menuju Ekosistem Industri Halal Global. Dalam pidatonya, ia membeberkan sejumlah program yang sedang berjalan.

Pertama, masalah MBG yang ditargetkan selesai dalam 2 bulan ke depan. Sebab para petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) telah dirombak. Salah satu perbaikan terhadap data sekolah penerima manfaat yang harus tepat sasaran.

"Termasuk saya minta pondok yang punya 1.000 (santri) itu cukup bangun dapur di pondok. Saya lama sekali agar pondok itu dipercepat. Karena pondok itu termasuk yang harus mendapat duluan," kata Zulhas di lokasi, Kamis (27/8/2026).