"Implementasi PLTS atap di 16 lokasi kami secara serentak adalah wujud nyata bahwa Trans Mall Group serius dalam menjalankan komitmen ESG sebagai bagian dari DNA bisnis kami, bukan sekadar agenda pelengkap. Kami ingin membuktikan bahwa ritel modern Indonesia mampu memimpin transisi energi, dan keberhasilan program ini menjadi fondasi kuat untuk langkah-langkah keberlanjutan kami selanjutnya," ujarnya.

Satria menjelaskan bahwa peresmian PLTS Atap ini ini setara dengan mengurangi emisi karbon lebih dari 13 juta kilogram (13 ribu ton) CO2 per tahun, atau sebanding dengan manfaat penyerapan karbon dari lebih dari 97.000 pohon.

Melalui pemanfaatan energi surya ini, Trans Mall Group juga berhasil memperoleh efisiensi biaya listrik sebesar 8 hingga 10% per tahun.

"Dan alhamdulillah jika hal ini nanti memang mungkin bisa menjadi contoh model, role model bagi kita semua, bagi pengembangan industri retail dan juga bagi pengembangan perusahaan-perusahaan juga yang akan mengikuti ya jejak dari Transmart, Trans Studio Mall ya membuat PLTS-PLTS ya di sektornya masing-masing tentu ini juga akan berhasil guna dan juga menjadi efisiensi buat kita semua," katanya.