NADIKABAR.COM — Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan. Pelantikan dilakukan hari ini di Aula Juanda, Gedung Juanda I Lantai Mezzanine, Kementerian Keuangan.

Total ada 14 nama pejabat yang dilantik Suahasil. Pelantikan ini ditetapkan dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 293 Tahun 2026, Keputusan Menteri Keuangan Nomor 218 Tahun 2026, serta Keputusan Menteri Keuangan Nomor 219 Tahun 2026.

Dalam pidatonya, Suahasil memberikan beberapa pesan kepada pejabat yang dilantiknya. Untuk Direktorat Jenderal Pajak, Suahasil mengingatkan target penerimaan negara sangat penting melalui sistem perpajakan yang kredibel dan adil.

"Kita membutuhkan Direktorat Jenderal Pajak yang mampu membaca perekonomian Indonesia, memahami perilaku wajib pajak, dan menerjemahkannya menjadi keputusan yang tepat. Target penerimaan sangat penting dan kita penting untuk membangun sistem perpajakan yang kredibel, adil, dan mampu menopang keuangan negara secara bertelanjutan," ujar Suahasil dalam acara pelantikan di kantornya di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai diminta memperkuat pengawasan berbasis risiko serta mampu membaca pola pelanggaran. Pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah pelanggaran terjadi.

"Dari kegiatan ekonominya diperhatikan, dan karena itu kita nantinya mengurangi nantinya kegiatan-kegiatan ilegal yang tidak perlu. Namun, di sisi lain, Direktorat Jenderal Bea Cukai juga adalah fungsi Kementerian Keuangan mengumpulkan penerimaan, dan juga memiliki fungsi Kementerian Keuangan untuk melakukan pembinaan terhadap usaha masyarakat, terutama yang berorientasi kepada ekspor," bebernya.

Kemudian, Direktorat Jenderal Perbendaharaan diminta melihat APBN sebagai instrumen anggaran yang turut menggerakkan perekonomian. Suahasil menyebut pengelolaan kas harus semakin presisi agar belanja negara hadir tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lalu, sekretariat KSSK diminta menjadi penggerak koordinasi antaranggota KSSK. Koordinasi tersebut juga perlu melibatkan Danantara yang mulai diikutsertakan dalam sejumlah rapat terakhir.

Berikut daftar 14 pejabat yang dilantik Suahasil:

1. Teddy Suhartadi Permadi sebagai Sekretariat Pengadilan Pajak2. Bismar Fahlerie sebagai Wakil Sekretaris Pengadilan Pajak3. Agung Krisdiyanto sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan4. Sekti Widihartanto sebagai Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak DI Yogyakarta5. Ihsan Priyawibawa sebagai Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara6. Ani Natalia sebagai Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku7. Agus Amiwijaya sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pelyanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai8. Estty Purwadiani Hidayatie sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi9. Adhang Noegroho Adi sebagai Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku10. Galih Elham Setiawan sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok11. Evy Mulyani selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah12. Panca Putra Jaya sebagai Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat13. Herman Saherudin sebagai Pejabat Ex-Officio Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan14. Ayu Sukorini sebagai Pejabat Ex-Officio Direktur Asesmen Pasar Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Lembaga Keuangan lainnya.