Ancaman lainnya berupa pengalihan ke halaman login palsu untuk mencuri akun serta eksploitasi terhadap perangkat iPhone menggunakan spyware seperti DarkSword dan Coruna.

Kode berbahaya tersebut dapat masuk melalui berbagai cara, mulai dari celah keamanan WordPress, serangan terhadap komponen pihak ketiga, hingga teknik cross-site scripting (XSS).

Ada pula metode bernama DeadTag, ketika peretas membeli domain kedaluwarsa yang masih digunakan oleh situs lain untuk memuat skrip. Domain tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menyebarkan malware kepada pengunjung.

Helme mengatakan persoalan terbesar bukan hanya jumlah situs yang terinfeksi, melainkan sulitnya memberikan peringatan kepada pengelolanya.

Report URI mampu menemukan situs berbahaya dengan cepat, tetapi proses menghubungi pemilik website masih membutuhkan banyak waktu dan tenaga.

"Kami sekarang menemukan infeksi jauh lebih cepat daripada kemampuan kami memberi tahu organisasi yang terdampak," jelas Helme.

Sebagian besar pesan peringatan tidak mendapatkan balasan. Banyak situs juga tidak menyediakan informasi kontak keamanan yang memadai.