Kedua pesawat berhasil mendarat dengan selamat dan seluruh penumpang telah turun. Pemeriksaan yang dilakukan otoritas setempat di Roma dan Wina juga tidak menemukan benda mencurigakan.
"Sayangnya, lalu lintas udara terkadang menghadapi ancaman, seperti yang kita lihat pekan ini ketika maskapai lain di Eropa juga menerima ancaman bom palsu. Ancaman seperti ini hampir selalu tidak berdasar," kata Finnair dalam keterangannya.
Maskapai berbiaya rendah asal Hungaria, Wizz Air, juga mengonfirmasi dua penerbangannya menjadi sasaran ancaman bom. Penerbangan dari Bandara Malpensa di Milan menuju Bandara Otopeni di Bukares berhasil mendarat dengan selamat, sementara penerbangan lainnya menuju Warsawa terpaksa dialihkan.
Ancaman terhadap penerbangan menuju Bukares dilaporkan ketika pesawat hampir mencapai tujuan. Setelah mendarat, petugas keamanan memeriksa dan memastikan pesawat dalam kondisi aman.
"Insiden ini terjadi di tengah serangkaian ancaman bom serupa yang memengaruhi sejumlah maskapai di Eropa dalam beberapa hari terakhir," ujar Wizz Air.