Ia mengatakan, sektor industri padat karya menjadi salah satu sektor yang membutuhkan perhatian lebih. Industri tekstil dan garmen masih menghadapi berbagai persoalan yang dapat berdampak terhadap keberlangsungan usaha dan penyerapan tenaga kerja.
Menurut Shinta, industri padat karya sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku serta pasokan gas industri. Apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan, dampaknya dapat merembet hingga ke tenaga kerja.
"Tekstil garmen, salah satu yang dari dulu masih menjadi isu. Jadi banyak sekali kalau industri padat karya itu kan kaitan dengan ketersediaan bahan baku, kaitan kepada gas industri, ini kan semua besar, jadi tentunya akan sangat berdampak kalau ini tidak diselesaikan," tutup Shinta.