Kandungan silikon yang tinggi membuat abu vulkanik memiliki efek layaknya potongan kaca yang sangat halus. Begitu disapu dengan karet wiper, maka bisa menimbulkan baret dalam di kaca.
Jika perlu, siram dulu bagian mobil yang tertutup abu vulkanik. Saat mencuci mobil, semprotkan dulu kaca mobil dengan air bertekanan agar abu vulkanik turun. Pastikan sudah tidak ada abu yang menempel baru dilap dengan kain halus.
Sama seperti kaca, bodi mobil juga menjadi bagian yang sensitif terhadap abu vulkanik. Jangan langsung menyekanya dengan lap basah sekalipun. Sebaiknya siram dulu bodi mobil dengan air mengalir untuk meluruhkan abu vulkanik.
Yang juga berbahaya adalah potensi timbulnya karat. Sebaiknya, segera bilas bodi mobil menggunakan air mengalir. Cek juga bagian kolong mobil karena di sana rentan terkena karat.
Filter udara bisa lebih cepat kotor kemasukan abu vulkanik. Sebaiknya cek filter udara mobil kamu setelah pemakaian. Kalau kotor, segera ganti filter udara untuk mencegah kerusakan. Partikel abu vulkanik yang sangat halus mungkin saja menyusup ke ruang mesin jika filter udara sudah kurang baik.