Usahakan seminimal mungkin membuka kaca mobil di daerah terdampak abu vulkanik. Jika jendela terbuka dan abu vulkanik masuk ke dalam mobil, partikel itu akan tersedot ke dalam sistem sirkulasi AC mobil dan berisiko menghambat aliran udara.

Permukaan abu vulkanik yang tajam dan korosif bisa merusak perangkat AC. Ditambah potensi bahaya ketika udara AC yang terkontaminasi terhirup oleh penumpang mobil.

Disarankan untuk segera bersihkan kabin mobil setelah melewati daerah terdampak abu vulkanik. Cek sekitar dasbor dan kolong dek depan tempat berputarnya udara dari sistem sirkulasi AC mobil.

Komponen pengereman juga bisa terdampak abu vulkanik. Untuk mobil dengan rem cakram, abu vulkanik bisa menempel di piringan rem dan menjadi masalah ketika kampas rem menekan karena akan menimbulkan baret.

Begitu juga dengan mobil yang dilengkapi rem tromol. Partikel abu vulkanik bisa menyusup masuk ke dalam tromol rem. Kalau sudah begitu, gesekan dengan kampas rem akan membuat permukaan tromol rem meninggalkan goresan yang menurunkan performa, bahkan bisa macet dan merusak kalau dibiarkan dalam jangka waktu lama.