NADIKABAR.COM — Beberapa hari sebelum menstruasi, tubuh dan suasana hati bisa mengalami berbagai perubahan. Kondisi ini dikenal sebagai premenstrual syndrome (PMS), yaitu kumpulan gejala yang biasanya muncul sekitar satu minggu sebelum datang bulan. Ada yang merasa lebih mudah marah atau sedih, sementara lainnya mengalami perut kembung, nyeri, cemas, hingga perubahan nafsu makan.
Melansir dari Healthline, gejala PMS dapat berbeda pada setiap orang dan tingkat keparahannya juga tidak selalu sama. Kondisi ini diduga berkaitan dengan perubahan kadar hormon yang terjadi setelah ovulasi. Naik turunnya hormon estrogen dan progesteron juga dapat memengaruhi serotonin, zat kimia di otak yang berperan dalam mengatur suasana hati, pola tidur, dan nafsu makan.
Gejala PMS memang bisa terasa mengganggu, tetapi ada beberapa cara yang dapat membantu meredakannya. Melansir Healthline dan Mayo Clinic, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu tubuh terasa lebih nyaman menjelang menstruasi.
Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu tubuh terasa lebih nyaman saat PMS. Salah satunya dengan tetap aktif bergerak, misalnya berjalan kaki selama 30 menit untuk membantu memperbaiki suasana hati. Lalu, pilihlah makanan bergizi seperti buah, sayur dan biji-bijian. Hindari untuk mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
Selain itu, usahakan untuk tidur sekitar 7-8 jam setiap malam. Saat mulai merasa stres atau emosional, luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang menenangkan seperti menarik napas secara dalam, meditasi, atau yoga.
Kalsium menjadi salah satu nutrisi yang dikaitkan dengan berkurangnya rasa mudah marah, cemas, dan sedih. Nutrisi ini dapat ditemukan dalam susu, yoghurt, keju, dan sayuran hijau. Selain itu, vitamin B6 juga membantu meredakan beberapa gejala PMS dan bisa didapatkan dari dari ikan, daging ayam, buah, dan sereal yang telah diperkaya vitamin.
Mencatat gejala yang muncul selama siklus menstruasi dapat membantu mengetahui pola PMS. tuliskan perubahan yang dirasakan seperti mudah marah, sedih, lelah, sulit tidur, atau susah berkonsentrasi.
Catatan ini bisa dibuat di kalender, buku, atau aplikasi menstruasi di ponsel. Lakukan selama beberapa siklus agar terlihat apakah gejala tersebut memang muncul menjelang menstruasi.
Beberapa bahan herbal seperti jahe, ginko, chasteberry, minyak evening primrose, dan St. John’s wort biasanya digunakan untuk meredakan keluhan PMS. Selain itu, akupuntur juga dapat menjadi pilihan yang dapat dicoba oleh sebagian orang. Beberapa wanita mengalami peredaan gejala setelah menjalani pengobatan akupuntur.
Kontrasepsi hormonal seperti pil KB atau patch dapat membantu mengurangi beberapa keluhan PMS termasuk perut kembung dan payudara yang terasa nyeri. Pada sebagian orang metode ini juga dapat membantu mengurangi perubahan suasana hati.
Namun, efeknya bisa berbeda pada setiap orang. Jika ingin menggunakan metode ini sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar dapat memilih jenis kontrasepsi yang sesuai.