Setelah dibius dan dievakuasi, Lusi diketahui mengalami luka gores dan luka terbuka pada punggung, bibir, serta anus yang diduga akibat gigitan anjing. Ia juga mengalami dehidrasi dan malnutrisi sehingga membutuhkan penanganan medis.
Sementara itu, Riri, orang utan betina berusia sekitar 4–6 tahun, ditemukan berada di pohon kelapa sawit dalam kondisi dehidrasi dan ketakutan. Tim tidak menemukan tanda-tanda keberadaan induknya di sekitar lokasi.
Tim gabungan juga menyelamatkan Mama Rian dan anaknya, Rian, dari kebun milik warga di Desa Riam Berasap, sekitar 1,5 kilometer dari perkebunan PT KALE. Keduanya ditemukan di tengah kawasan yang telah terbakar, dengan hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi tubuh yang sangat kurus.
Dari hasil evakuasi di kawasan PT KALE dan sekitarnya, sebanyak 27 individu orang utan memerlukan perawatan lanjutan di pusat rehabilitasi. Kondisi tersebut menambah kebutuhan penanganan terhadap satwa liar yang terdampak kebakaran dan kehilangan habitatnya.
Berdasarkan analisis citra satelit untuk periode 1 Agustus hingga 25 September 2026, lebih dari 90 persen kawasan HCV PT KALE dilaporkan terbakar.