"Data yang dideteksi itu satu keluarga. Kalau ibu atau bapak menerima bantuan tapi ada salah satu anggota keluarga yang terlibat judi online, bantuannya dihentikan," ujarnya.

Adriana mengatakan, Kecamatan Mengkendek merupakan wilayah tertinggi warga terdeteksi judol. Dari 88.142 KK berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), 77 di antaranya terdeteksi judol.

Meski demikian, pemerintah memberikan ruang bagi warga yang merasa tidak pernah melakukan transaksi judol namun dicoret. Warga diminta segera mengajukan sanggahan untuk ditinjau ulang.