Kebiasaan menunda waktu tidur bisa memengaruhi lebih dari sekadar kualitas tidur, tingkat energi, dan fokus pada hari berikutnya.

Melanggar jam biologis tubuh juga dapat mengganggu ritme metabolisme. Pada gilirannya, hal tersebut bisa memengaruhi hormon yang mengatur fungsi tubuh utama.

"Begadang mengganggu ritme sirkadian Anda dan memperlambat hormon pembakar lemak seperti leptin dan tiroid," katanya.

Stres kronis bisa membuat kadar kortisol tetap tinggi dalam jangka waktu lama dan mengganggu keseimbangan hormonal alami tubuh. Saat kortisol kehilangan ritme harian normalnya, kondisi ini dapat mengganggu cara tubuh menyimpan dan memproses lemak.

"Stres mental sama dengan kortisol fisik. Dan titik penyimpanan pertama kortisol adalah lemak perut," katanya.

Beberapa produk olahan dan kemasan yang dipasarkan sebagai "camilan sehat" mungkin memiliki kalori tersembunyi, gula tambahan, serta bahan-bahan lain yang kurang bergizi. Meski bisa menjadi pilihan praktis, terlalu bergantung pada produk-produk ini dapat menghambat tujuan penurunan berat badan.