NADIKABAR.COM — Selama dua tahun pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memperoleh pengakuan dari enam lembaga independen dengan metode yang berbeda.

Survei yang dirilis berbagai lembaga tersebut menempatkan Amran di posisi atas. Publik juga merasa puas atas keberhasilan program swasembada pangan dan program prioritas lain yang berdampak langsung kepada petani.

Piramida Research and Consulting mencatat kepuasan publik terhadap menteri di Kabinet Merah Putih. Survei tatap muka digelar pada 20 September-5 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi.

Hasilnya, Amran memperoleh tingkat kepuasan publik sebesar 86,2%, tertinggi di antara seluruh menteri, disusul Abdul Mu'ti sebesar 85,4%, dan Nasaruddin Umar 84,3%.

Selain itu, IndexPolitica Indonesia melalui Government Performance Assessment September 2026 menempatkan Amran di urutan pertama dari sepuluh menteri terbaik. IndexPolitica Indonesia melakukan penilaian dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis, bukan survei opini publik.

Pengakuan yang paling bermakna datang dari pihak yang dikenal kritis terhadap pemerintah. Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang dirilis CELIOS pada 12 Oktober 2026 memberi Amran skor 140 dari 994 responden, tertinggi di antara menteri yang masih menjabat dan di atas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang meraih skor 127.

Posisi teratas yang diberikan kepada Amran oleh lembaga yang selama ini kritis terhadap pemerintah menjadi penilaian yang patut diperhatikan, sekaligus mencerminkan pengakuan terhadap kinerjanya dari perspektif yang beragam.

Survei lainnya dilakukan oleh Parameter Politik Indonesia (PPI) pada 26 September-6 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi dengan metode wawancara tatap muka.

Dalam survei tersebut, PPI merilis hasil penilaian masyarakat terhadap menteri atau pejabat negara dengan kinerja terbaik. Amran menempati urutan pertama dengan alasan yang dikemukakan responden berkaitan dengan upaya mewujudkan swasembada pangan.

Pada urutan kedua, Sekretaris Kabinet RI (Seskab) Teddy Indra Wijaya dinilai memiliki kinerja baik dengan alasan 'sedikit bicara, banyak bekerja'. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir menempati urutan ketiga, dengan alasan yang berkaitan dengan perkembangan positif tim nasional sepak bola Indonesia.

Amran juga menjadi menteri yang paling baik kinerjanya versi survei Adidaya Institute. Berdasarkan survei yang dilakukan pada 15-21 September 2026 di 38 provinsi dengan melibatkan 1.240 responden, 13,5% responden memilih Amran, disusul oleh Seskab Teddy Indra Wijaya sebesar 11,6%, kemudian Menteri Agama RI (Menag) Nazaruddin Umar sebesar 10,8%.

Terakhir, Arawicaksa Institute pada survei 3-8 Oktober 2026 memberi Mentan Amran skor 8,0 dari 10, hanya terpaut 0,1 poin dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti yang meraih 8,1.