NADIKABAR.COM — Merasakan stres saat berada di tempat kerja merupakan hal yang wajar, tetapi mengalami stres yang terus berulang bisa menjadi tanda mempunyai lingkungan kerja yang toxic.
Tanda-tanda lingkungan kerja yang toxic terkadang dianggap sebagai hal yang normal karena sudah menjadi sebuah budaya.
Mengabaikan hal-hal tersebut nyatanya akan memberikan dampak yang signifikan bagi mental health. Menurut Healthline, situasi itu bisa berdampak ke tingkat stres yang tinggi, insomnia, dan depresi.
Berikut adalah beberapa tanda lingkungan kerja yang toxic yang sering tidak disadari:
Lingkungan kerja yang toxic biasanya menormalisasi hilangnya batasan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Pekerjaan menjadi sebuah prioritas di atas segalanya hingga karyawan mengalami burnout.
Situasi ini bisa terlihat dari atasan yang terus bekerja hingga larut malam dan berharap anggota timnya juga melakukan hal yang sama. Karyawan juga dituntut untuk selalu merespons tentang pekerjaan, termasuk di hari libur.
Psychology Today menyebutkan bahwa sikap rekan kerja bisa mencerminkan lingkungan kerja. Rekan kerja yang sering terlambat mengikuti rapat, tidak menghargai pekerjaannya, selalu bergosip, mengeluh, dan bersikap kasar merupakan tanda lingkungan toxic.
Lingkungan kerja yang sehat seharusnya dikelilingi oleh orang-orang yang suportif, ceria, dan profesional yang bisa membuat suasana di tempat kerja menjadi menyenangkan.