3. Atasan sering melakukan bullying
Atasan yang sering merendahkan kemampuan timnya, terus mengancam akan memecat karyawan, suka merendahkan orang lain adalah ciri lingkungan kerja yang buruk.
Perilaku lain bisa terlihat dari pemberian ultimatum seperti tidak memberikan cuti, tidak bisa menghargai waktu di luar jam kerja, dan tidak memberikan izin saat karyawan sedang sakit ataupun sedang berduka.
Lingkungan kerja yang toxic biasanya erat dengan budaya saling menyalahkan. Sebuah kesalahan tidak akan ditoleransi sehingga karyawan tidak bisa belajar dari kesalahan tersebut. Karyawan bahkan akan di kritik tajam hingga di permalukan.
Situasi yang seperti ini akan membuat karyawan melakukan cara apapun agar tidak disalahkan saat terjadi masalah. Mereka akan berusaha untuk terlihat lebih unggul dari rekan kerjanya dengan merahasiakan informasi penting atau menyalahkannya saat ada masalah.
Pergantian karyawan yang terus-menerus bisa menjadi indikasi adanya masalah dalam lingkungan kerja. Banyaknya karyawan yang keluar dari pekerjaan di waktu yang berdekatan bisa menandakan mereka tidak puas dengan tempat kerja.
Pergantian karyawan dalam jumlah yang tinggi juga bisa mengganggu kerja tim dan memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk merekrut orang baru.