Rasulullah SAW pernah memberitahukan ancaman bagi wanita yang mengumbar aurat. Beliau bersabda:
"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat. Pertama, suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia. Kedua, wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian." (HR Muslim)
Allah SWT melarang hamba-hamba-Nya berprasangka buruk atau melakukan tuduhan buruk. Larangan ini ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Hujurat ayat 12, Allah SWT berfirman,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di tim redaksi kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di tim redaksi kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
Jika seseorang bersyukur terhadap nikmat yang telah dikaruniakan kepadanya, niscaya Allah SWT akan melipatgandakan kenikmatan tersebut. Sebaliknya, jika manusia ingkar dengan menutupi nikmat yang telah diberikan, maka Allah SWT akan mengambil kembali nikmat darinya. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7, Allah SWT berfirman,
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: "(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras."