NADIKABAR.COM — Stres bukan hanya membuat pikiran terasa lelah, tetapi juga dapat mempengaruhi kondisi fisik. Mengutip dari Psych Central, saat mengalami stres, tubuh dapat merespons dengan meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Pada saat yang sama, kelenjar adrenal menghasilkan kortisol atau yang dikenal sebagai hormon stres.

Dalam kondisi tertentu, kortisol membantu tubuh tetap fokus dan menghasilkan energi untuk menghadapi situasi yang sulit. Namun, apabila stres berlangsung terlalu lama, tubuh dapat terus berada dalam kondisi tegang. Hal ini membuat seseorang merasa lelah dan berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan.

Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengelola stres adalah dengan mendengarkan musik. Musik klasik dan musik ambient memang sering dikaitkan dengan efek menenangkan. Tidak harus dari genre tertentu, lagu favorit yang disukai juga dapat memberikan efek serupa.

Mendengarkan musik ternyata tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat memberikan sejumlah manfaat bagi pikiran dan tubuh. Dirangkum dari World Economic Forum dan Psych Central, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari mendengarkan musik:

Saat sedang banyak pikiran, mendengarkan lagu dapat mengalihkan perhatian dari kekhawatiran atau hal-hal yang membuat stres. Pikiran pun bisa terasa lebih tenang.

Penelitian dari Queen Mary University of London menemukan bahwa musik yang diperdengarkan selama dan setelah tindakan medis dapat membuat pasien lebih tenang serta membantu mengurangi rasa sakit dan kecemasan.

3. Sering dipilih saat sedang stres

Di tahun 2020, sejumlah penelitian juga menemukan bahwa 57 persen warga Amerika Serikat memilih mendengarkan musik ketika menghadapi situasi yang membuat stres. Hal ini menunjukkan bahwa musik cukup banyak digunakan sebagai cara untuk melepas tekanan.

Menurut psikolog Heather Craig yang dikutip World Economic Forum, musik dapat menjadi cara berkomunikasi tanpa kata. Lagu yang terasa dekat dengan pengalaman pribadi bisa membantu seseorang memahami atau mengekspresikan perasaannya, sekaligus mengurangi rasa kesepian.

Mendengarkan musik bersama orang lain, misalnya saat konser atau festival juga dapat mempererat hubungan sosial. Suasana tersebut dapat meningkatkan mood dan membuat seseorang merasa lebih terhubung dengan orang di sekitarnya.

Mendengarkan musik juga bisa membantu menjaga fokus, terutama saat mengerjakan tugas yang cukup rumit. Belajar diiringi lagu dapat membuat pikiran tidak mudah teralihkan dan dapat membantu mengingat informasi lebih baik.

Terapi musik berbeda dari sekadar mendengarkan lagu. Dalam terapi ini, terapis menyesuaikan kegiatan seperti mendengarkan, memainkan, atau menciptakan musik sesuai dengan kebutuhan setiap orang. Cara ini dapat membantu mengelola emosi hingga mendukung terapi bicara dan fisik.