NADIKABAR.COM — Tertawa dengan lepas bersama orang-orang terdekat rupanya bukan hanya membuat perasaan lebih lega dan bahagia. Banyak sekali manfaat tertawa bagi tubuh yang mungkin belum banyak diketahui orang.
Tidak memerlukan waktu yang lama untuk merasakan manfaatnya, menonton video lucu yang mengundang tawa selama beberapa menit saja ternyata bisa mendatangkan segenap manfaat untuk tubuh. Lalu, apa saja manfaat dari tertawa? Simak penjelasannya di bawah ini.
Melansir dari Verywell Mind, tertawa ternyata bisa membantu meredakan rasa sakit. Sebuah penelitian menemukan bahwa tertawa dapat menahan rasa sakit.
Para peneliti menemukan bahwa menonton tayangan yang lucu selama 30 menit bisa meningkatkan daya tahan terhadap rasa sakit. Sementara itu, saat tayangannya diganti menjadi film dokumenter toleransi sakitnya menurun.
Tertawa bersama orang terdekat atau saat menonton tayangan lucu bisa menurunkan tingkat stres. Tubuh akan lebih tenang saat tertawa karena sistem saraf sedang melemah.
Tertawa lepas membuat hormon kortisol yang berperan dalam respon tubuh saat stres akan menurun. Hal ini juga membuat respon stres mereda sehingga tubuh beserta pikiran akan lebih rileks.
Tertawa bisa meningkatkan kedekatan hubungan kita dengan orang lain, seperti pasangan, teman, atau keluarga. Situasi ini bisa mendorong ikatan emosional dan membuat seseorang lebih terbuka.
Menurut Healthline, humor yang dibagikan bersama orang lain bisa meringankan ketegangan, menyelesaikan konflik, bahkan meningkatkan empati. Hubungan yang positif dengan orang lain juga bisa menjaga kesehatan mental.
Melansir dari Psychology Today, penelitian menemukan bahwa tertawa bisa memperbaiki suasana hati dan meningkatkan fokus.
Menonton video yang mengandung humor bisa memperbaiki mood pada orang dewasa meskipun videonya hanya berdurasi empat menit. Hal ini dikarenakan tubuh melepaskan hormon yang membuat perasaan lebih lega saat tertawa.
Saat tertawa, tubuh menurunkan hormon stres seperti kortisol dan menambah produksi sel kekebalan tubuh dan antibodi untuk melawan infeksi.
Perubahan ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan membantu melawan penyakit yang akan datang dengan lebih baik. Tertawa secara lepas hanya beberapa menit saja bisa meningkatkan imun.
Tertawa dengan lepas membuat tubuh menghirup dan menghembuskan oksigen lebih banyak. Hal tersebut bisa menggerakkan saraf parasimpatis sehingga tubuh lebih tenang.
Meningkatnya aliran oksigen ke tubuh juga bisa membantu memperlambat detak jantung sehingga membuat pikiran lebih jernih.
Banyak penelitian yang menghubungkan tertawa dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Sering tertawa ditemukan bisa membuat potensi terkena penyakit jantung lebih rendah.
Detak jantung dan tempo pernapasan akan lebih cepat ketika tertawa sehingga mendorong aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Stres juga akan berkurang yang akan membawa dampak positif untuk kesehatan jantung.