NADIKABAR.COM — Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar ke Jabodetabek. Untuk menghindari efek sampingnya, perbanyak konsumsi 5 makanan ini untuk jaga kesehatan paru-paru.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah erupsi memicu sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah. Kondisi ini membuat masyarakat perlu lebih waspada menjaga kesehatan sehari-hari.
Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), mengingatkan debu vulkanis umumnya terdiri dari partikel halus atau particulate matter (PM). Menurutnya, partikel ini bersifat iritatif sehingga bisa berdampak bagi kesehatan.
Pada individu dengan kondisi pernapasan tertentu, paparan debu halus juga bisa memicu serangan, misalnya pada kondisi Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan asma. Sedangkan jika paparan terjadi dalam jangka panjang, maka risiko penurunan fungsi paru bisa terjadi.
Selain mengenakan masker saat keluar rumah, menjaga kebutuhan nutrisi juga bisa membantu meminimalisir efeknya terhadap paru-paru. Sejumlah makanan direkomendasikan untuk dikonsumsi agar paru-paru tetap terjaga.
Alpukat menjadi salah satu pilihan karena mengandung vitamin E yang bersifat antioksidan. Alpukat dikaitkan dengan kandungan vitamin E yang membantu kesehatan paru-paru akibat paparan partikulat.
Alpukat bisa dimakan langsung atau ditambahkan ke salad dan roti. Pilih olahan yang tidak terlalu banyak mengandung gula atau garam agar manfaat pola makan sehat tetap optimal.
Brokoli mengandung sulforaphane yang menjadi perhatian dalam penelitian mengenai paparan polusi. Beberapa penelitian menemukan konsumsi brokoli berkaitan dengan meningkatnya pengeluaran sejumlah senyawa dari tubuh.
Sayuran ini juga mudah dimasukkan ke menu harian. Brokoli bisa ditumis sebentar, dikukus, atau dijadikan campuran sup hangat.
Tomat kaya akan likopen, salah satu antioksidan yang banyak ditemukan pada buah berwarna merah. Kandungan tersebut berkaitan dengan perlindungan terhadap gangguan pernapasan.
Tomat dapat dikonsumsi sebagai lalapan, salad, sup, atau campuran masakan. Agar menu lebih beragam, padukan tomat dengan sumber protein dan sayuran lain.
Minyak zaitun mengandung vitamin E atau alpha-tocopherol yang disebut dapat mendukung fungsi paru-paru. Kandungan asam lemaknya juga dikaitkan dengan upaya membantu mengurangi peradangan.
Minyak zaitun dapat digunakan sebagai dressing salad. Cara ini juga menjadi pilihan untuk mendapatkan manfaatnya tanpa pemanasan berlebihan.
Flaxseed atau biji rami mengandung asam lemak omega-3 dan fitoestrogen. Kandungan tersebut memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu meredakan gejala terkait peradangan.
Biji rami dapat ditambahkan ke smoothie, salad, oatmeal, atau makanan panggang. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan pola makan dan kebutuhan masing-masing.