NADIKABAR.COM — Jakarta mendadak ramai oleh warga yang berburu masker. Pasar Pramuka, Jakarta Timur, yang biasanya didominasi pembeli langganan, kini kedatangan banyak wajah baru yang mencari pelindung pernapasan.

Fenomena ini terjadi setelah abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terbawa hingga ke wilayah Jakarta. Sejak Senin (7/9), pedagang mulai merasakan lonjakan permintaan, bahkan ada pembeli yang sekali datang langsung memborong hingga 20 box masker.

Berdasarkan pantauan NadiKabar.com, Selasa (8/9/2026), sejak pagi hingga 11.30 WIB, kawasan pasar terus ramai dikunjungi para pembeli. Mereka tampak keluar masuk area pasar silih berganti mendatangi toko-toko yang ada.

Meski tidak menimbulkan kepadatan yang sangat besar, area pasar tampak menjadi sangat sibuk. Terlihat sejumlah pembeli lebih banyak berpusat pada pedagang yang menaruh berbagai produk masker di etalase toko.

Di sana, mereka terlihat serius melihat-lihat beragam opsi masker di kios-kios tersebut. Hal tersebut membuat beberapa lorong di dalam Pasar Pramuka yang sedari awal cukup sempit jadi lebih sulit dilalui meski tak sampai berdesakan.

Salah seorang pedagang di Pasar Pramuka, Selly, mengatakan kondisi ramai pembeli ini mulai terjadi sejak minggu (6/9) kemarin. Namun puncak keramaian baru terjadi pada Senin (7/9), sengaja datang untuk mencari masker.

"Kalau permintaan masker banyak. Ada saja sih yang nanya melalui WhatsApp ataupun orang datang langsung banyak ke sini. Kemarin lah lebih banyak yang cari. Jadi ada perputaran di sini. Kalau nggak cuma langganan biasa yang ke sini. Kalau orang ke pasar mah sudah jarang sekarang," ujar Selly saat ditemui NadiKabar.com.

"Kalau hari biasa kan nggak banyak. Biasa sehari nggak sampai 10 box laku. Kemarin tuh sudah mulai meningkat gitu. Ada yang permintaan sampai 10-20 box satu orang doang. Kayak gitu, perbedaannya," tuturnya lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang di Pasar Pramuka lain, Yana. Ia mengungkapkan kenaikan pengunjung di tokonya mulai terasa sejak kemarin, Senin (7/9). Untuk kenaikan pengunjung di hari sebelumnya, ia tidak tahu karena pada hari Minggu kemarin tokonya sedang tutup.

"Dari kemarin ramai. Kalau minggu nggak tahu, kita tutup," kata Yana.

Menurutnya tak sedikit pengunjung yang datang untuk mencari dan bertanya-tanya tentang produk masker yang dijualnya. Bahkan saat Yana berbincang dengan NadiKabar.com, ada pelanggan yang datang bertanya harga masker yang dijajakan kemudian langsung pergi keliling mencari toko yang lain.

"Masker tuh banyak macamnya, dari berbagai macam pabrik mengeluarkan masker dan kualitas ya tergantung harga deh kalau kayak gitu. Semakin harga mahal ya kualitasnya pasti semakin bagus," jelas Yana.

Lihat juga Video: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diimbau Pakai Masker