Dikutip dari Bored Panda, Jumat (18/9/2026), Fabian Gottlieb von Bellingshausen adalah orang yang menemukan daratan ini pada tahun 1820. Pulau ini dinamai berdasarkan nama kapalnya, Vostok (yang berarti 'Timur' dalam bahasa Rusia).

Pada tahun 1860, Amerika Serikat mengklaim pulau ini berdasarkan Undang-Undang Guano (Guano Act), namun tidak pernah memanfaatkan deposit pupuk alami yang ada di sana. Upaya untuk mendirikan perkebunan kopra di atol tersebut pun gagal, mungkin inilah sebabnya kawasan tersebut tetap tak tersentuh dan flora aslinya tumbuh subur.

Daratan karang tak berpenghuni ini terletak 4.000 mil (sekitar 6.437 km) di sebelah timur Australia, tepatnya di tengah Samudra Pasifik. Pulau ini merupakan salah satu dari 33 daratan yang menjadi wilayah Republik Kiribati. Pulau ini dikenal dengan beberapa nama, antara lain Anne, Bostock, Leavitts, Reaper, dan bahkan Wostock.

Pulau ini tampak seperti lubang hitam di Google Maps karena tutupan pohon Pisonia yang sangat rapat. Vegetasi Pisonia yang rapat terlihat hampir berwarna hitam jika dilihat dari angkasa.