"Pada 2026 ini mungkin akan bisa kita divest paling tidak tiga perusahaan, anak perusahaan dan seterusnya dalam waktu secepatnya tidak lewat dari tahun 2027, sisanya juga akan kita lakukan program divestasi tersebut," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BP BUMN sekaligus COO BPI Danantara, Dony Oskaria, meminta Adhi Karya untuk tidak membuka anak usaha baru. Pasalnya setiap membentuk anak usaha, entitas usaha tersebut bermasalah.

"Tidak ada lagi, ini kan sudah kita lihat nih, setiap bikin anak perusahaan semuanya bermasalah. Jadi stop, tidak boleh lagi ada anak-anak perusahaan baru dan Adhi fokus pada kontraktor," tegas Dony dalam unggahan resmi Instagram @bumn_id, Jumat (4/9/2026).