Namun, berdasarkan perhitungan kebutuhan produksi dan distribusi, sisa bahan baku GKM diperkirakan habis pada November-Desember 2026.
Kondisi ini berpotensi membuat sejumlah industri pemurnian gula mengalami keterbatasan hingga kekosongan bahan baku pada akhir tahun. Dampaknya, pasokan GKR bagi industri makanan dan minuman pada awal 2027 berisiko terganggu.
Lebih lanjut dia mengatakan dari jumlah GKM yang tersedia, rencana produksi dan distribusi GKR, bahan baku GKM yang diproduksi akan habis di bulan November-Desember, sehingga terdapat potensi sejumlah IPG mengalami keterbatasan dan kekosongan bahan baku pada bulan NovemberβDesember tahun 2026.
"Hal ini akan berakibat pada kekosongan ketersediaan GKR bagi industri MAMINFAR pada awal tahun 2027,β bebernya.
Ia menegaskan, kebutuhan bahan baku gula rafinasi perlu diantisipasi sejak dini karena industri makanan dan minuman harus mempersiapkan produksi untuk menghadapi sejumlah hari besar keagamaan nasional (HBKN).
Periode tersebut mencakup Natal 2026, Tahun Baru 2027, Tahun Baru Imlek 2027, Ramadhan, hingga Hari Raya Idul Fitri 2027.
Karena itu, kesiapan pasokan dari hulu menjadi penting untuk menjaga keberlangsungan produksi industri makanan dan minuman di dalam negeri.