Berbagai kandungan zat gizi tersebut, kata dia lagi, bermanfaat untuk mendukung pembentukan jaringan tubuh, sel darah merah, fungsi saraf, dan sistem kekebalan tubuh.
Meski demikian, Aries mengatakan, status bergizi tinggi tidak berarti ideal untuk dikonsumsi tanpa batas. Sebab, ampela juga mengandung kolesterol tinggi.
"Ampela mengandung kolesterol cukup tinggi, sehingga konteks keseluruhan pola makan lebih penting daripada menilai satu bahan makanan secara terpisah,” ujarnya pula.
Aries memaparkan bahwa dalam setiap 100 gram ampela ayam matang, terkandung sekitar 370 mg kolesterol. Jumlah ini lebih tinggi daripada rekomendasi asupan kolesterol (< 300 mg per hari) yang pernah digunakan dalam panduan diet Amerika Serikat.