Dahulu, perburuan celah zero-day bergantung pada seberapa banyak pakar siber yang memiliki waktu dan keahlian untuk membaca baris kode rumit. Namun keberadaan agen AI kini mengubah lanskap tersebut secara drastis:
Dampak dari perburuan celah berbasis AI ini terkonfirmasi lewat data mengejutkan dari lembaga nirlaba Electronic Frontier Foundation (EFF), demikian dikutip NadiKabar dari Techspot, Selasa (27/10/2026).
EFF mencatat bahwa sebanyak 3 persen dari seluruh kerentanan perangkat lunak yang pernah tercatat sepanjang sejarah manusia berhasil ditemukan hanya pada bulan Oktober 2026 saja. Selain itu, hampir seperempat (25%) dari seluruh isu keamanan siber yang terdaftar di dunia terungkap sepanjang tahun ini.
Dampak dari kerentanan ini sangat luas mengingat bahasa PHP digunakan oleh sekitar 70% situs web di dunia. Insiden celah PHP pekan lalu sempat memaksa berbagai situs pemerintah, platform toko game GOG, Wikipedia, Microsoft.com, hingga jutaan situs berbasis WordPress melakukan pembaruan darurat.