NADIKABAR.COM — Celah keamanan PHP2Shell yang belakangan membuat kehebohan dinilai hanyalah awal dari gelombang ancaman siber yang terungkap (atau tereksploitasi) berkat kecerdasan buatan (AI).

Ini adalah pandangan dari CEO Cloudflare Matthew Prince, yang menyebut Cloudflare telah mengidentifikasi sejumlah kerentanan parah baru pada berbagai perangkat lunak kritis lainnya yang menopang lalu lintas internet global.

Dalam hal ini, AI bisa menjadi pedang bermata dua, bisa berbahaya jika dipakai oleh hacker, atau juga bisa mengamankan celah yang sebelumnya belum pernah ditemukan jika dipakai oleh peneliti keamanan siber.

Penyebab utama maraknya temuan celah keamanan ini adalah pesatnya pemanfaatan model bahasa besar (Large Language Models/LLM) seperti buatan OpenAI dan Anthropic, baik oleh peneliti keamanan maupun hacker.