NADIKABAR.COM — Di tengah gempuran media penyimpanan modern seperti SSD, pita magnetik (magnetic tape) bisa bangkit kembali.
Lonjakan kebutuhan storage berukuran raksasa akibat ledakan teknologi kecerdasan buatan (AI) mendorong raksasa teknologi asal Jepang, Fujifilm, menginvestasikan dana hingga 10 miliar yen (sekitar Rp 1 triliun/USD 64 juta) guna mendongkrak kapasitas produksi pita magnetiknya.
Investasi masif ini dialokasikan untuk memperluas fasilitas Pabrik Kanagawa di Kota Odawara, Jepang, guna merespons lonjakan permintaan dari pengelola data center dan penyedia layanan cloud.